Rabu, 12 Juni 2013

Tugas 2 Kommas : Disfungsi Media Massa (dampak negatif media massa)


Media massa merupakan salah satu alat untuk menyebarkan informasi, pesan, opini, rumor, gossip, propaganda dll kepada masyarakat luas. Media massa terdiri dari televisi, surat kabar, majalah, radio dan film.
Dampak Negatif
-          Beberapa kerugian atau dampak negatif dari surat kabar yakni sebagai berikut:
Kita akan ketagihan untuk selalu membaca surat kabar setiap hari. Hal tersebut dikarenakan apabila kita sehari saja tidak membaca surat kabar, maka kita akan ketinggalan informasi.
-          Waktu untuk belajar dan bekerja akan tersita cukup banyak. Membaca surat kabar paling-tidak membutuhkan waktu dua sampai tiga jam untuk membaca surat kabar tersebut. Oleh karena itu, waktu yang seharusnya untuk belajar dan bekerja, malah dialokasikan untuk membaca surat kabar, sehingga dikhawatirkan akan mendisturbansi kegiatan kita sehari-hari. Namun, apabila kita bisa membaca cepat, hal itu tidak menjadi masalah untuk kita.
-          Dampak yang paling krusial adalah uang saku kita akan berkurang akibat untuk membeli surat kabar tersebut setiap hari dan untuk mengirim artikel kita kepada surat kabar   tersebut baik melalui email maupun melalui pos.
-           
Dampak negatif yang lainnya adalah, media massa zaman sekarang bisa “diatur” penyiarannya. Di era globalisasi ini banyak seklai orang yang “menghalalkan” segala cara. Jadi media amssa yang menjadi wadah untuk menyampaikan berita pun menjadi “tertular”. Banyak sekarang beberapa Stasiun TV mempropagandakan suatu pesan untuk mendukung tokoh tertentu. Contoh: Iklan Partai Nasdem terdapat di Stasiun Metro TV, RCTI, Trans TV, Trans 7. Seharusnya seorang yang bergelut dibidang pers itu bersifat netral. Mengapa netral? Karena mereka adalah jembatan yang menghubungkan komunikator dengan komunikan. Dengan adanya sifat berpihak tersebut membuat berita yang disampaikan dari komunikator ke komunikan menjadi tidak murni lagi. Isi dari pemberitaan terkesan sudah di manipulasi sehingga berita yang tersebar seakan-akan berita benar dan aktual padahal kenyataannya berita itu palsu. Contoh: Dufan adalah salah satu arena hiburan yang sering bermasalah dengan wahana-wahana permainannya. Tetapi pihak Dufan menyogok pihak media agar permasalahan tersebut tidak di umbar ke media. Jadi yang masyarakat tahu sekarang itu Dufan adalah arena bermain yang aman tanpa mereka ketahui bahwa banyak juga korban dari wahana-wahana tersebut.

Tugas 1 Kommas : Bentuk Komunikasi Massa di Provinsi Bengkulu


BAB I
PENDAHULUAN
           I.    Latar Belakang
Perkembangan teknologi komunikasi massa tidak dapat dipungkiri telah banyak membantu umat manusia untuk mengatasi berbagai hambatan dalam berkomunikasi. Khalayak dapat mengetahui apa yang terjadi di seluruh dunia jauh lebih cepat, bahkan sering kali khalayak lebih dahulu mengetahui apa yang terjadi jauh di luar negeri daripada di dalam negeri.Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik).

           II.  Rumusan Masalah
     Adapun yang menjadi rumusan masalah pada makalah ini adalah :
      a. Pengertian Komunikasi Massa
       b. Ciri-ciri komunikasi massa
       c. Teori Komunikasi Massa
       d. Peran dan Fungsi Komunikasi Massa
       e. Mengenal budaya tabot di Bengkulu

      III.  TujuaN
           a. Untuk mengetahui arti pentingnya komunikasi massa di zaman sekarang
           b. Untuk menambah wawasan pembaca mengenai komunikasi massa
           c.  Sebagai wadah pembelajaran bagi pembaca
           d. Sebagai tolak ukur kita untuk memahami komunikasi massa
           e.  Memahami arti ritual tabot sebagai komunikasi massa di Bengkulu

BAB II
    PEMBAHASAN
a.    Pengertian Komunikasi Massa
Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik).

b.    Ciri-ciri komunikasi massa :
  1. Menggunakan media masa dengan organisasi (lembaga media) yang jelas.
  2. Pesan searah dan umum, serta melalui proses produksi dan terencana
  3. Kegiatan media masa teratur dan berkesinambungan
  4. Ada pengaruh yang dikehendaki
  5. Dalam konteks sosial terjadi saling memengaruhi antara media  dan kondisi masyarakat serta sebaliknya.
  6. Hubungan antara komunikator (biasanya media massa) dan komunikan (pemirsanya) tidak bersifat pribadi.
c.    Teori Komunikasi                                                                                     
  1. Tunner (1998), teori adalah cerita tentang bagaimana dan mengapa itu terjadi.
  2. Bowers dan Courtright ( 1984 ),teori adalah seperangkat pernyataan yang menyatakan hubungan antar variabel.
  3. Bailey(1982)teori itu adalah penjelasan dan pemprediksian fenomena sosial yang berhubungan dengan subjek ketertarikan kepada beberapa fenomena yang lain.

d.   Peran dan Fungsi Komunikasi Massa
Memberi informasi Mendidik Menghibur Kegiatan penyelidikan Kegiatan mengkorelasikan Kegiatan transmisi kultural Agenda Setting Penghubung antar kelompok dalam masyarakat Mempengaruhi.
Fungsi Komunikasi Massa Bagi Masyarakat :
a.     Surveillance (pengawasan)
b.     Warning before surveillance (pengawasan peringatan) cth. Flu Babi
c.      Instrumental surveillance (pengawasan instrumental) cth. Resep Masakan
d.     Media Massa dapat menyatukan anggota masyarakat yang beragam, sehingga      membentuk linfkage  minat yang sama
e.      Transmission of values (penyebaran nilai-nilai)
f.       Entertainment (hiburan)               

e.  Contoh Komunikasi Massa di  Provinsi Bengkulu
Tanggal 1 hingga 10 Muharam menurut kalender Islam adalah tanggal yang istimewa untuk masyarakat Bengkulu, dimana akan diadakan Tabot. Tabot adalah kebudayan yang berasal dari Bengkulu. Kebudayaan tabot berisikan tentang upacara tradisional yang dilakukan oleh masyarakat Bengkulu untuk mengenang kepahlawanan cucu Nabi Muhammad SAW yang bernama Husein bin Ali bin Abi Tholib dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di padang Karbala, Irak pada tanggal 10 Muharam 61 Hijriah tahun 681 Masehi.
Masuknya kebudayaan tabot ke Bengkulu bukan tidak ada sejarah yang mendahuluinya. Karena pada awalnyanya yang memperkenalkan tabot pertama kali adalah Syeh Burhanuddin pada tahun 1685. Syeh Burhanuddin atau yang lebih dikenal dengan Imam Benggolo menikah dengan perempuan dari Bengkulu. Setelah pernikahan dan mempunyai keluarga Imam Benggolo menceritakan tentang upacara Tabot yang diperingati setiap tanggal 1 hingga 10 Muharam kepada anak hingga cucunya yang hingga saat ini upacara kebudayaan tabot masih berlangsung.
Pada awalnya upacara tabot adalah untuk mengenang upaya pemimpin Syi’ah dan kaumnya yang berjuang mengumpulkan potongan tubuh Husein kemudian mengarak dan memakamkannya di padang Karbala. Kata tabot sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya kotak kayu atau peti.
Tidak terdapat bukti pasti kapan masuknya upacara kebudayaan tabot ini masuk ke Bengkulu, namun disinyalir pada saat pembuatan Benteng Marlborought di Bengkulu yang dibawa oleh para pekerja pembangun benteng yang didatangankan asalnya dari Inggris, India, Madras, Bengali yang kemudian mereka menganut paham Syi’ah. Pekerja yang cukup lama hidup di Bengkulu karena membangun Benteng dan merasa cocok dengan tatanan hidup masyarakat bengkulu, dipimpin oleh Syeh Burhanuddin alias Imam Benggolo kemudian mereka memutuskan untuk menetap dan mendirikan pemukiman baru yang disebut Berkas dan sekarang dikenal dengan Kelurahan Tengah Padang.
Setelah penetapan para pekerja benteng di Bengkulu dengan pemahaman mereka terhadap Syi’ah yang telah menikah dengan masyarakat Bengkulu dengan pemahaman Sunni terjadi kemudian mewariskan tradisi mereka yang telah melebur menjadi satu atau berasimilasi kepada keturunan mereka. Orang-orang hasil keturunan dari Madras dan Bengali dengan orang Bengkulu disebut dengan orang Sipai.
Jika awalnya upacara tabot dipergunakan oleh masyarakat Syi’ah untuk mengenang gugurnya cucu Nabi Muhammad, Husein bin Ali bin Abi Tholib lama kelamaan bergeser hanya sebatas ritual yang harus dijalani oleh orang Sipai yang sudah mulai meninggalkan ajaran Syi’ah. Mereka tetap menjalani tabot karena pesan yang disampaikan oleh leluhur mereka bahwa harus terus menjaga upacara tabot tersebut. Selain itu upacara tabot tetap harus dijaga dengan maksud sebagai wujud partisipasi orang-orang Sipai untuk tetap membina dan mengembangkan budaya daerah dari Bengkulu tersebut.
Upacara tabot yang berisikan tentang kenduri dan sesaji mengandung nilai-nilai didalamnya, diantara lain nilai agama, sejarah, dan sosial. Wujud nilai agama didalamnya dimana mengingatkan kita sebagai manusia akan asal pencipta-Nya, menyadarkan kita bahwa keberagaman agama dan budaya tidak bida lepas dari nilai-nilai budaya lokal. Dan pelaksanaan upacara tabot merupakan perayaan penyambutan tahun baru Islam. Untuk nilai sejarah yang dikandung dalam upacara tabot adalah bukti kecintaan dan untuk mengenang Husein, cucu Nabi Muhammad yang wafat di peperangan pada saat melawan pasukan Ubaiddillah. Upacara tabot juga mengandung nilai sosial didalamnya dalah banyak nilai kebijaksanaan yang dapat digali dan dijadikan landasan menjalani kehidupan, tetapi jika tidak ada penyikapan bijaksana, maka upacara tabot akan sekedar menjadi festival budaya yang kehilangan makna dasarnya. Jangan sampai upacara tabot meriah namun tidak ada spirit positif yang disalurkan ke masyarakat.
Upacara tabot yang berasal dari perbedaan mazhab antara Syi’ah yang dibawa oleh Syeh Burhanuddin dengan Sunni yang dianut oleh masyarakat asli Bengkulu dapat berjalan baik tanpa adanya konflik besar yang menyelimuti dan tidak ada pula perusakan upacara tabot yang bertujuan baik untuk masyarakat Bengkulu di kehidupan seterusnya. Karena meleburnya Syi’ah dan Sunni di Bengkulu menjadi sebuah budaya yang wajib dilestarikan.

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Komunikasi massa adalah suatu proses mengirimkan pesan kepada khalayak yang besar, heterogen, dan tersebar dengan bantuan satu atau lebih mesin (MEDIA MASSA) dan diterima secara serentak dan sesaat.
Saran
Komunikasi massa  sangatlah penting di zaman sekarang karena semua telah berpedoman pada teknologi canggih pada abad ini,perlu diketahui dunia sekarang telah dikuasai teknologi kita juga harus memahami itu.

Tugas 3 Kommas : Laporan 4 fungsi media


NAMA MEDIA     : FLAMBOYAN FM
JENIS MEDIA                : RADIO
STATUS MEDIA            : LPS ( Lembaga Penyiaran Swasta)
HASIL WAWANCARA  :
Berita – berita di flamboyant FM Bengkulu berasal dari pusat KBR 68 H.
Tidak ada program berita buatan sendiri kecuali hiburan terutama Dangdut .
Pak Imam ( narasumber )  staf  Teknisi mengatakan bahwa Radio Flamboyan FM pusat sudah menggunakan 4 fungsi media tetapi program siaran nya msih meminta dari program pusat .
 untuk penyiaran berita mengenai  ke 4 fungsi media diantaranya korelasi dan pengawasan dapat di dengar melalui siaran berita  yang  akan di ulas di program berita.
 fungsi pendidikan juga termasuk dalam ulasan berita yang dapat di dengarkan setiap hari pukul 11.00 wib. Terkait fungsi media warisan budaya radio flamboyan daerah biasa memasukannya dalam siaran hiburan.
Yang mana biasa di jadikan topik dalam pembahasan saat siaran oleh para penyiar.

NAMA MEDIA                : JAZIRAH  FM
JENIS MEDIA                : RADIO
STATUS MEDIA            : LPK (Lembaga Penyiaran Komunitas )
HASIL WAWANCARA :
                  media informasi dan hiburan
Jazirah memberitakan semua jenis berita.
 jazirah sudah menggunakan ke 4 fungsi media.
Pada fungsi warisan sosial di mana jazirah menyuguhkan acara bertema gaya hidup ada hari minggu pukul 10.20 wib.
pada fungsi korelasi dan pengawasan  jazirah biasa  menyuguhkan nya dalam acara info siang yang di putar setiap hari pukul 13.00 – 15.00 wib.
sedangkan pendidikan jazira memiliki program acara sendiri sekolah kita yang hadir setiap  hari minggu pukul 09.00- 10.00 wib dan voic of  islam jam tayang pada pukul 17.00 -18.00 setiap harinya.
namun menurut penuturan pak solehan selaku manager produksi jazirah mengatakan bahwa jazirah hanya memberikan berita secara sepintas saja untuk pengendalian lebih dalam belum di lakukan.

NAMA MEDIA               : RRI
JENIS MEDIA                : RADIO
STATUS MEDIA           : LPP ( Lembaga Penyiaran Pemerintah )
HASIL WAWANCARA :
media informasi dan hiburan
Narasumber : Azwar  pelaksana tugas RRI
Azwar menjelaskan bahwa radio RRI memakai visi dan misi yaitu memberikan pelayanan informasi terpercaya yang dapat menjadi acuan dan sarana kontrol sosial masyarakat dengan memperhatikan kode etik jurnalistik atau kode etik penyiaran, mengembangkan siaran pendidikan untuk mencerahkan,mencerdaskan,dan memberdayakan serta mendorong kreativitas masyrakat dalam kerangka membangun karakter bangsa, menyelenggarakan siaran.yang bertujuan menggali,melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa, memberikan hiburan yang sehat bagi keluarga,membentuk budi pekerti dan jati diri bangsa di tengah arus globalisasi,dan memperluas program siaran di wilayah perbatasan untuk menjaga kedaulatan NKRI.
      Dijelaskan lagi bahwa radio RRI telah menetapkan 4 fungsi media massa.

NAMA MEDIA               : LESITA,TRANS BENGKULU DAN SUARA BENGKULU
JENIS MEDIA                : RADIO
STATUS MEDIA LPS   : LPP (Lembaga Penyiaran Swasta )
HASIL WAWANCARA :
                  media informasi dan hiburan.
Narasumber : heni karyawan penyiaran
Henny menjelaskan bahwa Radio L’sinta,Trans Bengkulu dan Suara Bengkulu adalah satu manajemen
Henny mengatakan bahwa lesita telah menggunakan ke empat fungsi media .
fungsi korelasi mereka memberitakan berita bukan menyudut kan suatu pihak namun lebih memberitakan apa solusi dan tanggapan  dalam  suatu masalah tersebut.
fungsi warisan social dan pendidikan radio lesita lebih cendrung di masukan dalam siaran hiburan. Yang mana biasa di jadikan topik dalam pembahasan saat siaran oleh para penyiar.
Lesita mengemas suatu berita menggunakan bahasa yang dapat di terima masyarsakat.
 Radio ini mengutamakan fungsi Informasi dan Hiburan .

NAMA MEDIA         : SEHATI FM
JENIS MEDIA          : RADIO
STATUS MEDIA     : LPS (Lembaga Penyiaran Swasta )
HASIL WAWANCARA :
Narasumber Hadi selaku operasional di Radio Sehati
 Hadi menjelaskan bahwa Radio Sehati masih belum memenuhi 4 fungsi media massa,
Radio sehati masih memakai sifat menyampaikan informasi ke masyarakat terutama dalam bidang kesehatan.
Sehati FM bekerjasama dengan KBR 68 H,Antara,dari palang merah indonesia,  dan mendapat informasi dari pengawasan obat dari BO provinsi.
media Radio Sehati hanya  ikut memantau jadi kebijakan dari radio Sehati tidak menyangkut berita politik tetapi hanya memberikan info seperlunya seperti pemilihan pemilu.
Informasi mengenai 4 fungsi belum sepenuh nya dijalankan karena radio sehati dikenal dengan radio kesehatan dikalangan masyarakat.

NAMA MEDIA          : SUARA UNIB
JENIS MEDIA           : RADIO
STATUS                    : LPK (Lembaga Penyiaran Komunitas)
HASIL WAWANCARA :
Narasumber : angga ( karyawan)
Berita sudah menyangkut 4 fungsi terutama fungsi warisan budaya suara unib menginformasikan kepada masyarakat tentang budaya - budaya daerah .Mereka memiliki program – program penyiaran sendiri – sendiri akan ke empat fungsi tersebut . Program budaya Bumi Raflesia yang mengangkat tentang budaya masyarakat bengkulu,dan acara menyangkut masyarakat jadi 4 fungsi media massa telah dijalankan seperlunya saja.

NAMA MEDIA         :  ESA TV
JENIS MEDIA           : LPS  (Lembaga Penyiaran Swasta)
NARASUMBER        : Buyung
Dari hasil survey saya pada hari rabu 15 mei 2013 jam 13.45 WIB.Saya mendatangi Esa TVdi Jl..Saya menemui Bapak Buyung selaku    dan saya menanyakan tentang 4 fungsi media massa.Bapak Buyung menjelaskan bahwa Esa TV salah satu budaya tanpa batas,induk Esa TV itu adalah perusahaan tambang dalam bentuk budaya dan mereka juga mempunyai program pertukaran pelajaran di cina dengan cara bersosialisasi atau control sosial setiap individu.sedangkan mengena 4 fungsi tersendir seperti acara Hiburan dan News dikombinasikan 50:50 (50 banding 50) dan acara yang dikemas berhubungan dengan Human Interest.dan sudah memenuhi 4 fungsi media massa tetapi di Esa Tv masih mengutamakan fungsi Hiburan.Acara yang berimbang maupun menyangkut acara politik sekalipun, dan Esa Tv mementingkan sistem Budaya dan Pendidikan.dan seperti acara Human Interest yang berinteraksi ke masyarakat luas.Jadi Esa Tv sangat mementingkan 4 fungsi media massa itu.

NAMA MEDIA         : TVRI
JENIS MEDIA              : TV
STATUS MEDIA       : LPP ( Lembaga Penyiaran Pemerintah )
HASIL WAWANCARA :
·         TVRI merupakan satu –satunya stasiun TV pemerintah di Bengkulu.
·         Bapak Widodo ( narasumber) menjelaskan bahwa TVRI  Bengkulu berfungsi untuk menunjukkan semua sisi kehidupan adat,budaya dan etika.
·         Ke empat 4 fungsi media massa sangat penting digunakan di dalam TVRI,untuk penyebaran informasi dalam masyarakat sebagian besar mengangkat sisi kehidupan di Bengkulu.
·         program daerahpun harus memakai 4 fungsi yaitu warisan social dan pendidikan  tersebut seperti dialog daerah yang menggambarakan keragaman masyarakat bengkulu seperti salah satacra Tarian Daerah kita mengangkat nilai – nilai warisan budaya di daerah Bengkulu .

NAMA MEDIA         :  RBTV
           JENIS MEDIA           : LPS  (Lembaga Penyiaran Swasta)
HASIL WAWANCARA :
RBTV stasiun penyiaran cabang dari Jawa Pos
Narasumber ongwik ( reporter RBTV)
4 fungsi media RBTV sudah menggunakan semua dari ke4 fungsi media
Pada fungsi, korelasi, warisan social, pengawasan dan pendidikan sebenarnya RBTV telah mengemas keseluruhan berita di dalam program news baik itu program berita pekaro atau pun di laporan malam dan daerah.
Namun untuk fungsi warisan social RBTV memiliki program khusus yaitu RAGAM RAFLESIA dimana dalam program tersebut lebih di jelaskan dan di tayangkan secara spesifik isi dari berita tersebut 

Rabu, 05 Juni 2013

Feature
Kresek Yang Ber-uang
Saat matahari menampakan diri disertai embun yang membasahi bumi, ayam jantan berkokok nyaring dan kesibukan pagi yang mulai tertatih dirasakan oleh anak penjual kantong kresek yang mulai menawarkan jualannya kepada pembeli yang membutuhkan jasanya. Meneriakan kresek-kresek yang ikut menyerukan suara pedagang yang berjualan. Bukannya menuntut ilmu di sekolah malahan mereka ini menuntut ilmu kasihani pembeli untuk menawari jualannya.  Setiap pembeli ditawari dan terkadang menerima jasa angkut barang pembeli dengan upah yang cukup untuk mereka terima. Dari hasil mereka dapat terkadang mereka di harus memberi pajak kepada orang yang bertato untuk keamanan mereka sendiri. Kemana sih hati orang tua mereka yang seharusnya menyekolahkan mereka.
Selokan Perlu Dibersikan Dan Diperbaiki
Mumpet : selokan yang mampet oleh sampah dibiarkan begitu saja

BENGKULU – Persoalan selokan yang mampet sudah menjadi persoalan umum di Kota Bengkulu, terlebih pada saat musim hujan masyarakat banyak mengeluhkan air yang tergenang. Hal tersebut tidak lain disebabkan karena yang tersumbat oleh sampah, sehingga menjadi dangkal. Itu terjadi di Jalan Timur Indah Kelurahan Gading Cempaka.
“Di tempat saya itu memang perlu perbaikan selokan agar digali lagi. Selokan dangkal sekali. Kalau hujan airnya menggenang. Nah kalau kendaraan yang ngebut otomatis mencipratkan air selokan dan sampah pun berserakan,” kata seorang warga Jalan Timur Indah, Aldy
Ia menambahkan, “Warga sering kali membersihkan selokan itu. Tapi persoalannya selokan  sepanjang lima meter itu sudah tersumbat dan mesti dibersihkan”.(mcg)
Kesenian Yang Kembali Muncul
Kembali muncul : Barong landong yang hampir punah kembali meramaikan Kota Bengkulu
BENGKULUKesenian dan Kebudayaan di Kota Bengkulu sangat luar biasa. Ada banyak kesenian dan kebudayaan yang sebenarnya dapat dijual ditingkat Internasional. Untuk itu, meski harus mendapatkan perhatian special dari pemerintah setempat.
Salah satunya kesenian Barong Landong yang baru-baru ini kembali muncul. Seperti diungkapkan pengrajin Barong Ladong di Kelurahan Tanjung Jaya, Ramdani bahwa sudah lama Barong Landong tenggelam. Dia berharap pemerinta dapat memperjuangkan kelestarian kesenian dan kebudayaan asli Bengkulu ini. Namun sayangnya, belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah sehingga lambat laun banyak yang tenggelam.
“ Kedepannya harus ada penerus yang kuat untuk mengangkat kebudayaan kita ini karena kenapa, Generasi muda sekarang sudah banyak sekali yang tidak mau memperjuangkan kebudayaan yang sudah lama ini dan banyak cara yang dapat kita lakukan salah satunya mengahadirkan dalam setiap even-even besar baik diluar Provinsi. Bahkan kita upayakan ditampilkan keluar negeri. Sebenarnya kesenian yang kita miliki ini lebih dilirik dan disukai oleh wisatawan dan Barong Ladong tidak kalah dengan ondel-ondel khas Betawi. Hanya saja, kita kurang dipromosikan serta tidak adanya bantuan modal untuk mengembangkan dan membuat berbagai kesenian asli Bengkulu”. Ungkap Ramdani.(mcg)